MEMBANGUN
TOPOLOGI JARINGAN MENGGUNAKAN GNS3 DAN CAPTURE DATA WIRESHARK
assalamualaikum wr. wb.
pada postingan blog kali ini saya ingin sedikit berbagi tentang cara membangun topologi jaringan sederhana mengunakan software GNS3 dan analisis paket menggunakan WIRESHARK, bagi temen-temen yang belum pernah mengenal GNS itu apa nah disini akan dijelaskan sedikit tentang GNS3 :
GNS3 atau Graphical Network Simulator
adalah sebuah aplikasi simulasi grafis
yang memungkinkan kita untuk menjalankan Cisco IOS (Internetworking Operating
System). Dengan begitu kita bisa mengakses seluruh fitur yang ada pada sebuah
router Cisco secara penuh dan tidak dibatasi seperti pada Packet Tracer. Bisa
berjalan di system operasi windows ataupun Linux dan MAC OS X. GNS3 juga bisa sebagai alat pelengkap yang
sangat baik untuk laboratorium nyata bagi network engineer, administrator. Hal
ini juga dapat digunakan untuk fitur eksperimen Cisco IOS, JUNOS Juniper atau untuk memeriksa
konfigurasi yang perlu digunakan kemudian pada router nyata.
GNS3
mempunyai komponen, seperti ;
·
Dynamips
·
Emulator inti dari GNS3 yang mensimulasikan IOS router
Cisco.
·
Dynagen ;
·
Program berupa text yang merupakan front-end dari dynamips.
·
Qemu ;
Emulator untuk mensimulasikan end user
device, sehingga bisa dilakukan pengetest-an koneksi dari end user. Dengan
begini simulasi network akan menjadi lebih real.
·
WinPCAP dan wireshark ;
Kedua tools ini mengcapture packet/frame yang
lewat dalam suatu network/jaringan.
·
VPCS ;
Ini merupakan emulator PC (komputer
user)
·
Putty ;
Tools
ini bisa menggantikan peran dari telnet, sebagai console untuk mengakses
devices.
Fitur-fitur
yang ada di GNS3 ini, seperti ;
- Kualitas desain tinggi dan topologi
jaringan yang kompleks
-
Persaingan banyak platform Cisco IOS router, IPS, PIX dan ASA firewall,
JUNOS.
-
Simulasi Ethernet sederhana, ATM dan Frame Relay switch.
-
Koneksi jaringan simulasi ke dunia nyata.
-
Packet capture menggunakan Wireshark.
Kelebihan
GNS3 :
·
Memungkinkan akses penuh ke Cisco IOS.
·
Memungkinkan disain topologi yang lebih real dengan
interaksi ke sistem lain seperti OS yg ada di VirtualBox, komputer host (tempat
dimana GNS3 di install) ataupun koneksi ke internet.
Kekurangan
GNS3 :
·
Instalasi dan persiapan lab relatif lebih rumit.
Memerlukan
resource komputer yang relatif lebih tinggi.
Wireshark :
Wireshark
merupkan salah satu network analisis tool, atau disebut juga dengan protocol
analysis tool atau packet sniffer. Wireshark dapat digunakan untuk
troubleshooting jaringan,analisis,pengembangan software dan protocol, serta
untuk keperluan edukasi. Packet sniffer sendiri diartikan sebagai sebuah
program atau tool yang memiliki kemampua untuk ‘mencegat’dan melakukan
pencatatan terhadap traffic data dalam jaringan. Selama terjadi aliran data
dalam, packet sniffer dapat menangkap protocol data unit (PDU), melakukan decoding
serta melakukan analisis terhadap isi packet berdasarkan spesifikasi RFC atau
spesifikasi-spedifikasi yang lain. Wireshark sebagai salah satu packet sniffer
di program sedemikian rupa untuk mengenali berbagai macam protokol jaringan.
Wireshark mampu menampilkan hasil enkapsulasi dan filed yang ada dalam PDU.
alat-alat yang harus disiapkan :
1. software GNS3
2. Wireshark
3. Virtual Box
4. Windows
langsung saja pada langkah-langkah yang harus dilakukan :
1.
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah
membuat loopback adapter dengan cara control panel > network and sharing senter > Lan 2 > ipv4 > propertis> ganti ip nya . setelah itu
buka aplikasi gns3 > run administrator lalu buat topologi jaringan seperti gambar dibwah ini.
2.
Setting ip pada loopback adapter nya
3.
Setting pada ip address ethernet1 dengan cara nya klik kanan
pada router pilih console ,Login menggunakan admin dan Password kosongkan (tidak menggunakan password)
4,
Buka
Winbox, Klik ,
Pilih IP Address. kemudian isikan ip address dan sesuaikan ether nya seperti gambar di bawah ini.
5..
6.
Klik
ip> Firewall pilih nat lalu isikan out
interface ethernet1
7.
Klik ip > Pilih tab Action dan pilih Masquerade, Kemudian Apply dan Ok
8.
Klik IP pilih Routes,
kemudian isi Gateway
sesuai dengan Ip pada Loopback
Adapter kita kemudian klik Apply dan
Ok
.
9.
Setting
ip client pada komputer client 1&2 > masuk ke virtual box
pengujian :
2.
Lakukan Ping dari Pc1 dake IPinternet, Ether1 , Ether2 dan Google.com
&
Lakukan Ping
dari Pc2 ke IPinternet, Ether1 , Ether2 dan Google.com
pastikan terkoneksi seperti gambar diatas
Analisis Paket menggunakan Wireshark:
Analisis Paket menggunakan Wireshark:
1. Klik kanan pada kabel komputer client, kemudian pilih start capture kemudian pilih start Wireshark
Klik
menu Capture dan pilih Interface, kemudian centang network adapter yang akan dilakukan Monitoringkemudian klik start
1. Setelah kita
memilih network adapter yang akan digunakan untuk monitoring packet
maka kita akan
mendapatkan paket jaringan seperti ini
selesai...














No comments:
Post a Comment